Jumat, 22 Juli 2011

Mengapa otot merasa pegal setelah berolahraga?

Pada tubuh manusia terdapat 639 macam otot, masing-masing dengan sebutan khas. Seluruh otot berwujud daging badan manusia. Bagian terbanyak dari otot terikat pada tulang rangka badan. Tulang merupakan kerangka, dan ototlah yang menggerakkan berbagai bagian badan dan anggota badan.
Tanpa otot, tak mungkin manusia akan hidup. Tak mungkin kita makan, bernafas atau berbicara. Bahkan jantung pun akan terhenti karena denyutan jantung kita sesungguhnya suatu kegiatan otot.
Otot terdiri dari sel-sel yang panjang tipis, yang disebut serat otot. Namun tiap-tiap otot berbeda kegiatannya dan cara melakukan kegiatannya. Juga berbeda-beda bentuk, ukuran dan lain-lainnya.
Bila suatu otot menciut, dihasilkannya zat asam yang disebut asam susu. Asam susu bersifat racun, pengaruhnya menimbulkan rasa letih dan menyebabkan otot merasa lelah. Bila disingkirkan asam susu dari otot itu, lenyap pula rasa lelah dan otot sanggup bergiat lagi.
Namun, asam susu itu biasanya tak mungkin disingkirkan selama kita berolah raga atau bekerja. Selain itu, otot kita menghasilkan bahan racun lain atau toksin selama bergiat. Toksin ini terbawa oleh aliran darah dan akibatnya rasa lelah pula bukan pada otot itu saja, tetapi menyeluruh pada tubuh, dan terutama pada bagian otak.
Maka rasa lelah setelah otak bergiat kenyataannya ialah akibat "keracunan" pada tubuh kita. Rasa lelah itu penting untuk tubuh kita, untuk memaksa kita beristirahat. Karena selama istirahat itu hasil-hasil sampah akan disingkirkan, sel-sel akan pulih, sel urat saraf pada otak dipulihkan isian baterainya, dan sendi-sendi badan kita memulihkan persediaan bahan pelumas yang habis terpakai.
Jelaslah bahwa berlatih dan berolah raga bermanfaat untuk badan dan otot tapi beristirahat pun tidak kurang pentingya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar