Kamis, 04 Agustus 2011

Mempercayai dan Dipercayai

Tingkat kepercayaan dalam suatu relasi akan berubah-ubah dan berbeda-beda sesuai kemampuan dan kerelaan masing-masing individu untuk mempercayai dan dapat dipercaya.
Mempercayai artinya rela menghadapi resiko menerima akibat-akibat menguntungkan atau merugikan dengan menjadikan dirinya rentan dihadapan orang lain. Tepatnya, mempercayai meliputi membuka diri dan rela menunjukkan penerimaan dan dukungan kepada orang lain.
Dapat dipercaya berarti rela menanggapi orang lain yang ambil resiko dengan cara yang menunjukkan jaminan bahwa orang lain tersebut akan menerima akibat-akibat yang menguntungkan. Jadi, meliputi penerimaan atas kepercayaan yang ditunjukkan oleh orang lain kepada kita.
Jadi, menunjukkan penerimaan, dukungan, dan kerja sama maupun membalas pembukaan diri orang lain secara tepat adalah aspek-aspek penting dari sifat dapat dipercaya dalam relasi antar pribadi. Untuk mengkomunikasikan penerimaan, dukungan dan kerja sama dibutuhkan keterampilan untuk mengungkapkan kehangatan, pemahama yang tepat dan intensi-intensi yang bersifat kooperatif. Banyak bukti menunjukkan bahwa kehangatan, pemahaman yang tepat dan intensi-intensi yang kooperatif meningkatkan kepercayaan dalam sebuah relasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar